|
Spiritual Emotional Freedom Technique (Ahmad Faiz Zainuddin)
SEFT adalah metode baru dalam melakukan EFT. Saya melakukannya pertama kali dengan spontan, dan ternyata berhasil. Lalu saya mengulang nya berkali-kali dalam berbagai kasus, dan mempraktekkannya pada ratusan orang, ternyata hasilnya sangat bagus. Ketika orang-orang yang saya bantu saya tawari mengatasi masalahnya dengan EFT versi Gary Craig atau SEFT versi saya kebanyakan mereka lebih suka SEFT.
Bahkan ketika saya mengikuti pelatihan Energy Psychology lagi di Singapura untuk berguru pada Dr. John Hartung dan Dr. Joseph Guan, ada konselor dari Singapura, Ritta Haq dan Rodney Woulfe yang telah menggunakan EFT selama 3 tahun dalam praktik konseling nya, mengakui bahwa SEFT mereka rasakan lebih efektif dan powerful dibanding EFT versi original. Pengakuan yang sama juga diungkapkan Niale McLoughlin, seorang corporate trainer senior yang telah mempraktekkan energy psychology lebih dari 8 tahun (untuk komentar lengkapnya, silahkan bisa dibaca dibagian sambutan).
Mengapa SEFT lebih diminati dan lebih efektif? Awalnya saya tidak tahu penjelasan ilmiahnya, saya hanya tahu bahwa jika kita menghubungkan segala tindakan kita dengan Allah swt, maka kekuatannya akan berlipat ganda. Ternyata penjelasan ilmiah nya ada dalam penelitian Dr. Lary Dossey.
Bagi kita umat beragama, sudah menjadi sesuatu yang “take for grante” bahwa doa berperan sangat penting untuk penyembuhan, bahkan untuk pemecahan segala masalah hidup kita. Tetapi bagi masyarakat barat dan sebagian dari kita yang sangat “science minded”, penelitian Larry Dossey ini menjadi sangat penting artinya untuk memantapkan keyakinan bahwa kekuatan “doa atau spiritualitas” ternyata juga terbukti secara ilmiah.
SEFT merupakan teknik pengembangan diri ekletis yang menggabungkan 14 macam teknik terapi (termasuk kekuatan spiritual) untuk mengatasi berbagai macam masalah fisik, emosi, pikiran, sikap, motivasi, perilaku, dan peak performance secara cepat, mudah & universal.
14 macam teknik terapi yang masuk dalam teknik SEFT : - Cognitive Therapy (NLP),
- Behavioral Therapy,
- Logotherapy,
- Psychoanalisa,
- EMDR,
- Self Hypnosis (Ericsonian),
- Sugesty & Affirmation,
- Visualization,
- Gestalt Therapy,
- Meditation,
- Sedona Methode Provocative Therapy,
- Energy Therapy (EFT),
- Powerful Prayer
SEFT dapat digunakan untuk : - Mengatasi berbagai masalah fisik dan emosi dalam waktu 5-50 menit
- Meningkatkan kinerja dan prestasi dengan "SEFT for Peak Performance"
- Meningkatkan keberuntungan dengan "The Luck Factor"
- Meraih apa yang kita inginkan dengan "Deep SEFT"
- Mencapai "Total Success" dengan "The Holistic Person Empowerment System"
- Meraih kedamaian hati dengan "Personal Peace Procedure"
- Meraih kebahagiaan dengan "LoGOS ( Love God Blessing Others ) Spirit"
SEFT merupakan penggabungan antara spiritualitas (melalui doa, keikhlasan, dan kepasrahan) dan energy psychology. Teknik ini telah dibuktikan oleh berbagai macam riset ilmiah. Tidak ada unsur supranatural atau klenik dalam SEFT. SEFT dikembangkan dari Emotional Freedom Technique (EFT™), oleh Gary Craig (USA), yang saat ini sangat populer di Amerika, Eropa, & Australia sebagai solusi tercepat & temudah untuk mengatasi berbagai masalah fisik, dan emosi, serta untuk meningkatkan performa kerja. Saat ini EFT telah digunakan oleh lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia.
MENGAPA SEFT DISEBUT "TEHNIK REVOLUSIONER" ? - Efektif, mampu meyelesaikan berbagai masalah fisik dan emosi, bahkan untuk beberapa masalah yang divonis tidak ada harapan lagi oleh dokter.
- Ilmiah, telah dibuktikan oleh puluhan penelitian dan digunakan oleh lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia.
- Mudah, semua orang, bahkan anak-anak dan orang lanjut usia, bisa melakukan.
- Cepat, hanya membutuhkan waktu 5 – 50 menit. Umumnya sudah dapat terasa efektivitasnya dalam waktu + 15 menit.
- Aman, tanpa efek samping, karena tidak menggunakan obat-obatan apapun, alat-alat khusus, atau teknik yang beresiko.
- Murah, sekali belajar dapat dipakai selamanya.
- Memberdayakan, tidak tergantung kepada terapist, setiap orang bisa melakukannya sendiri bahkan bisa membantu orang laini.
- Universal, dapat digunakan untuk berbagai macam masalah dan dapat dipraktekkan oleh berbagai orang tanpa memperdulikan latar belakang apapun dari orang tersebut
- Compatible, dapat digabungkan dengan berbagai macam teknik lain dan dapat meningkatkan efektivitas teknik-teknik lain tersebut
SEFT ditemukan oleh Ahmad Faiz Zainuddin dan kini dikembangkan oleh LoGOS Institute
SEFT® TOTAL SOLUTION
SEFT® (Spiritual emotional freedom technique) ® adalah suatu tools TOTAL SOLUTION bagi tiap pribadi yang ingin menjadi Holistic Person. SEFT tidak hanya digunakan untuk pengobatan (SEFT FROM HEALING) tetapi juga bisa untuk meraih kesuksesan (SEFT for SUCCESS), mendapatkan Kebahagiaan (SEFT FOR HAPPINNESS), dan mencapai keagungan (SEFT FOR GREATNESS)
# SEFT® FOR HEALING
Teknik ini dimulai dari SEFT for Healing yakni menghilangkan hambatan-hambatan negatif berupa penyakit fisik maupun emosi. Penyakit fisik seperti pusing, keseleo hingga stroke, kanker dll, juga penyakit emosi seperti stress, depresi, trauma, phobia, mudah marah, takut, sedih, kecanduan rokok, kurang konsentrasi, dll. Dalam waktu relatif singkat 5 s/d 50 menit beberapa penyakit fisik maupun emosi bisa diatasi.
# SEFT® FOR SUCCESS
Selanjutnya teknik ini melangkah ke SEFT for SUCCESS, setelah hambatan emosi diatasi maka baru di pacu untuk sukses (jika di teknik for success di pelatihan lain, orang di pacu untuk sukses namun hambatannya tidak dihilangkan terlebih dahulu, sehingga seperti mobil di gas namun handremnya belum dilepas). Sukses adalah meraih apa yang Anda inginkan. di teknik ini akan menggunakan dua pendekatan yakni the Luck Factor untuk meningkatkan keberuntungan, teknik Deep SEFT untuk menarik energi positif, sehingga apa yang kita inginkan bisa tercapai serta SEFT FOR PEAK PERFORMANCE untuk meningkatkan kinerja.
# SEFT® FOR HAPPINESS
Setelah itu masuk ke tahap SEFT for Happiness, banyak orang sukses mencapai posisi tertinggi dari apa yang dia raih namun tidak merasa bahagia. Kebahagiaan adalah menginginkan apa yang sudah Anda raih. Ketidakbahagiaan disebabkan karena tidak terpenuhinya salah satu atau semua dari 7 dimensi kebutuhan dasar yang terangkum dalam Holistic Person Empowerment System (HoPES). Dengan menggunakan teknik SEFT for inner peace bisa digunakan untuk meningkatkan kedamaian hati.
# SEFT® FOR GREATNESS
Jika ketiga tahapan itu sudah dikuasai maka akan dilengkapi dengan SEFT for GREATNESS, dimana puncak dari hidup seseorang adalah mencapai keagungan melalui LoGOS Spirit.
THE SAINS OF SEFT
Diantara 14 tehnik yang tergabung dalam SEFT, ada dua tehnik utama yang mendasari SEFT yakni ENERGY PSYCHOLOGY dan SPIRITUALITY, berikut penjelasan ilmiah tentang dua tehnik utama tersebut.
# THE SCIENCE OF ENERGY PSYCHOLOGY
Energy Psychology adalah bidang ilmu yang relatif baru. Walaupun embrionya yang berupa prinsip-prinsip Energy Healing telah dipraktikkan oleh para dokter Tiongkok kuno lebih dari 5000 tahun yang lalu, tetapi Energy Psychology baru dikenal luas sejak penemuan di tahun 1980-an. Saat itu Energy Psychology masih menjadi barang mewah yang hanya bisa dipelajari oleh terapis berkantong tebal.
Baru pada pertengahan tahun 1990-an Energy Psychology yang diwakili oleh dengan EFT-nya ( Gary Craig disebut sebagai the Ambassador of Energy Psychology) bisa menjadi konsumsi orang awam, dan digunakan secara luas di Amerika dan Eropa.
menurut Dr. David Freinstein “Energy psychology applies principles and techniques for working with the body's physical energies to facilitate desired changes in emotions, thought, and behavior”
“Energy psychology adalah seperangkat prinsip dan teknik memanfaatkan sistem energy tubuh untuk memperbaiki kondisi pikiran, emosi dan perilaku”
Pengaruh sistem energi tubuh terhadap dimensi “emosi” inilah yang diteliti oleh Dr. Roger Callahan. Setelah penemuan pertamanya yang tanpa disengaja bersama client-nya, Mary, Dr. Callahan bereksperimentasi dengan teknik baru ini.
Eksperimentasi dilakukan dengan tanpa menggunakan jarum (seperti dalam acupuncture) ataupun menekan secara berlebihan (seperti dalam acupressure), tetapi hanya dengan menggunakan ketukan ringan dengan ujung jari (tapping) pada daerah tubuh tertentu. Dengan eksperimen ini, Dr. Callahan telah banyak membantu pasiennya sembuh dari berbagai masalah psikologis dengan sangat cepat (dalam hitungan menit). Dengan penemuan ini akhirnya disimpulkan bahwa:
“The cause of all negative emotions is a disruption in the body's energy system.” " Penyebab segala macam emosi negatif adalah terganggunya sistem energi tubuh" Gary Craig menyebut kesimpulannya ini “The Discovery Statement”.
Mengenai penelitian-penelitian tentang keefektifan Energy Psychology yang diwakili oleh EFT bisa dilihat di www.emofree.com
# THE SCIENCE OF PRAYER AND SPIRITUALITY
Secara tradisional, science dan spirituality lebih sering bentrok daripada akur. Studi pertama tentang peran spiritualitas terhadap kesehatan dilakukan pada tahun 1872 oleh Francis Galton, saudara sepupu dari bapak teori evolusi, Charles Darwin. Studi klasik ini akhirnya berkesimpulan bahwa doa tidak berpengaruh pada umur orang yang berdoa maupun yang didoakan. Tetapi, ini adalah teori yang sudah ketinggalan jaman, karena menurut pakar riset kontemporer tentang doa dan spiritualitas, Bob Barth, penelitian ini tidak menggunakan standar ilmiah penelitian modern.
The Office of Prayer Research, satu lembaga yang didirikan the Parliament of the World's Religions pada bulan Juli 2004 telah mendokumentasikan dan me-review lebih dari 500 riset tentang doa sejak penelitian Francis Galton di tahun 1872. Hasilnya, terdapat banyak bukti ilmiah yang mengatakan bahwa doa dan spiritualitas memang berpengaruh terhadap kesehatan
berikut ini terjemahann kutipan dari tiga topik ceramah Dr. Larry Dossey, MD. : Dalam sejarah dunia kedokteran, penyakit dilihat sebagai masalah “fisik”. Timbulnya penyakit disebabkan oleh tidak berfungsinya atom, molekul, sel, atau organ tubuh, secara normal. Tubuh, pikiran dan jiwa dilihat sebagai sesuatu yang terpisah. Tetapi, bukti-bukti ilmiah, mengatakan bahwa bahkan pada penyakit yang umum sekalipun, kondisi pikiran, emosi, sikap, kesadaran, dan doa-doa yang dipanjatkan oleh atau untuk pasien sangat berpengaruh bagi kesembuhannya.
Kesimpulan ini bukan berdasarkan spekulasi filosofis, bukan pula berdasarkan sesuatu yang bersifat mistis, atau keyakinan religius, tetapi telah dibuktikan dalam prosedur penelitian ilmiah yang menjembatani antara dunia sains dan spiritual.
Larry Dossey MD., adalah seorang dokter ahli penyakit dalam yang melakukan penelitian ekstensif tentang efek doa terhadap kesembuhan pasien. Penelitian yang sempat mengguncang dunia kedokteran barat ini dijelaskan secara rinci dan meyakinkan dalam bukunya The Healing Words: The Power of Prayer and The Practice of Medicine. Inti pesan yang ingin disampaikan oleh dokter Dossey adalah bahwa doa dan spiritualitas, terbukti dalam penelitian ilmiah, ternyata memiliki kekuatan yang sama besar dengan pengobatan dan pembedahan.
Sejak bukunya ini diterbitkan pada tahun 1994, mata kuliah “Peran Doa dan Religiusitas dalam Penyembuhan” diajarkan di 80 fakultas kedokteran di Amerika.
SPIRITUAL POWER + ENERGY PSICHOLOGY
Mengingat bukti-bukti ilmiah tentang keampuhan Energy Psychology serta doa dan spiritualitas dalam penyembuhan, maka penggabungan 2 kekuatan ini menjadi apa yang dinamakan SEFT. Efek dahsyat dari penggabungan dua kekuatan ini disebut Amplifiying Effect (efek pelipatgandaan)
PENERAPAN SEFT DI BERBAGAI BIDANG
1. Individu
Berapa banyak orang yang stagnan atau terhenti pengembangan dirinya hanya karena tidak dapat mengatasi satu atau beberapa masalah pribadi.Berusaha mengembangkan diri dengan masih memikul beban emosi yang belum terselesaikan ibarat mengendarai mobil dengan hand rem terkunci (saya beberapa kali mengalaminya). Kita tetap bisa maju, tetapi tersendat-sendat, tidak bisa full-speed.
SEFT adalah teknologi yang membantu kita membebaskan diri dari masalah-masalah pribadi tersebut. Dengan kata lain, menyelesaikan unfinished business yang tertunda, PR yang belum terselesaikan. Setelah bebas dari belenggu “penjajahan emosi”, barulah kita dapat melangkah lebih jauh untuk mengembangkan potensi diri dengan optimal. Mengolah diri menjadi manusia paripurna.
2. Keluarga (Hubungan Suami-Istri dan Mengasuh Anak)
Keluarga adalah tempat kita mendapatkan “kepuasan terbesar”, tetapi juga berpotensi menjadi sumber “kepedihan terdalam”.
Orang bilang keluarga bisa menjadi surga dunia, tetapi juga bisa menjadi neraka dunia. Kebahagian atau kepedihan dalam keluarga sebagian besar berkaitan dengan “hubungan” yang terbangun antara suami-istri dan orang tua-anak. Dalam bidang ini (membangun hubungan yang kokoh), SEFT bisa menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat. Kita bisa menggunakan SEFT untuk menetralisir emosi negatif yang sering timbul dalam keluarga, misalnya:
# Rasa cemburu yang berlebihan # Mudah tersinggung atau mudah marah # Rasa kecewa karena istri/suami/anak tidak bersikap seperti yang kita harapkan # Rasa terlalu posesif atau protektif yang tidak produktif # Rasa takut kehilangan # Hilangnya romantisme atau rasa cinta # Ingin (dan bernafsu untuk) selingkuh
3. Sekolah
SEFT bisa digunakan oleh guru, pelajar, dosen dan mahasiswa untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan pendidikan, misalnya: # Guru dapat mengajarkan SEFT (atau melakukan SEFT atau Surrogate SEFT) pada muridnya yang mengalami gangguan emosi (bandel, sukar konsentrasi, malas belajar, moody, masalah yang berkaitan dengan perubahan hormon seksual pada remaja,dsb).
# Pelajar/Mahasiswa dapat menggunakan SEFT saat malas belajar, mempelajari pelajaran yang dibenci, menghadapi guru/dosen killer, atau nervous menjelang ujian, serta mengendalikan emosi untuk meraih prestasi yang tinggi.
# Guru bimbingan dan konseling (BK) dapat bekerja jauh lebih efektif dan efisien dengan mempraktikkan SEFT.
4. Bisnis
Dunia bisnis saat ini penuh dengan tantangan yang semakin berat karena ketatnya persaingan, sekaligus menawarkan peluang yang sangat besar bagi mereka yang siap berjuang untuk menang !!! Kunci kemenangan dalam dunia bisnis (juga dalam bidang lain) adalah peak performance (kinerja unggul).
Kinerja unggul ini bisa berupa prestasi penjualan yang mengesankan, tingkat produksi yang tinggi, ide-ide kreatif inovatif, budaya kerja yang efisien, dsb. Dalam hal ini, SEFT dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah yang sering menghambat businessman/woman untuk melakukan kinerja unggul seperti :
# Takut gagal atau takut sukses # Kesulitan dalam menyusun target (goals) atau dalam mengeksekusinya # Takut berbicara di depan publik (memberikan presentasi) # Takut ditolak (masalah utama orang ngeri dan enggan) # Bekerja di dunia sales atau network-marketing # Cemas menjelang negosiasi atau bertemu prospek atau klien # Malas atau enggan (tidak termotivasi), dsb.
SEFT FOUNDER Indonesia Ahmad Faiz Zainuddin, adalah Sarjana Psikologi Lulusan Unvisersita Airlangga Surabaya.. Selama 10 tahun terakhir menggeluti secara intens dunia “Personal Development”.Telah dan masih terus membaca ratusan buku pengembangan diri, mengikuti bebrbagai macam kursus, workshop dan pelatihan di dalam maupun luar negeri, diantaranya Training for Trainer di Prasetya Mulya Business School, ESQ Eksekutif angkatan 12 oleh ESQ Leadership Center, English for Business di Malbourne University, Australia, GD-AJP di GIA Bangkok, Thailand, Hypnosis dan Timeline Therapy di Kuala Lumpur.Ia mempelajari EFT dan energy psychology dengan dilatih langsung oleh pakar EFT for Peak Performance, Steve Wells (Australia), pendiri Body Mind Integration Institute, John Hartung (Colorado, USA), Ketua Asosiasi energy psychology wilayah Asia Pasifik, Joseph Guan (Singapura), pakar Primordial Energy Activation and Trancendence (PEAT), Carol Saito (Italy), dan belajar melalui video course dari penggagas EFT, Gary Craig (California, USA). Selain itu juga mempelajari New Code of NLP (Neuro Linguistic Prgramming) dari Chris & Jules Collingwood (Sydney, Australia).Dalam 1 tahun ia telah meberikan seminar, workshop dan pelatihan untuk mahasiswa, pelajar, guru, dosen, korban bencana alam, relawan sosial, profesional, dan masyarakat umum sebanyak lebih dari 65 kali dengan jumlah klien terapi serta peserta workshop dan training sekitar 7000 orang yang tersebar di beberapa kota Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Australia.Ia Menikah dengan Maslita Vera Zainuddin dan dikaruniai seorang putra Muhammad Zendy Zainuddin. Sedang menulis buku ” The Holistic Empowerment System: A Map for Total Personal Development“, sebuah panduan sistematis dan komperhensif untuk meberdayakan diri dalam dimensi spiritual, emosi, sosial, intelektual, estetikal, fisik, dan finansial. |